4 Tips Cara Mendidik Anak di Era Digital

Tips Cara Mendidik Anak di Era Digital

Mendidik anak di era digital saat ini susah-susah gampang. Jika orang tua tidak memberi perhatian yang cukup kepada buah hatinya bahaya menanti untuk kelangsungan generasi anda. Semua orang menggunakan gadget-nya, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Permasalahannya, tidak seluruh orang mampu menyikapi teknologi secara bijaksana. Hal ini akan sangat berbahaya bagi anak-anak yang belum bisa membedakan baik dan buruknya segala bentuk konten yang ada di dalam gadget.

Meskipun terdapat dampak negatif yang muncul akibat penggunaan gadget, ada juga beberapa hal positif dari teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk anak Anda. Selain untuk media komunikasi, gadget juga efektif untuk pendidikan dan hiburan bernilai. Bahkan media digital saat ini sangat memudahkan kita dalam mengontrol aktifitas dan perkembangan buah hati kita.

Berdasarkan lansiran dari AlbanyDailyStar, Sabtu (2/4/2016), Anda perlu menciptakan kebiasaan konsumsi yang sehat bagi keluarga. Sama seperti ketika Anda mengatur pola makan, berikut adalah beberapa cara untuk mengatur pola konsumsi teknologi bagi anak Anda.

4 Tips Cara Mendidik Anak di Era Digital

1. Beri batas waktu penggunaan gadget

Anda harus membantu anak dalam membangun keseimbangan dan menetapkan batas dalam menggunakan segala perangkat teknologi. Hal ini harus disepakati oleh keluarga, Anda bisa membuat peraturan sederhana. Misalnya, menetapkan aturan family time tanpa ponsel, ataupun menyingkirkan benda elektronik saat sedang makan malam.

2. Ajarkan anak jadi pengguna yang bertanggung jawab

Media sangat produktif dalam memberikan pendidikan bagi anak-anak. Anda dapat memberikan akses ke konten yang bermanfaat, seperti e-book maupun film berkualitas, permainan asah otak, juga aplikasi aman dan situs yang memberikan hal positif. Jangan biarkan anak mengakses hal-hal berbahaya, sekalipun yang tidak penting sama sekali.

3. Beri gambaran negatif multitasking pada anak

Banyak penelitian menunjukkan bahwa multitasking tidak berdampak baik pada kualitas pekerjaan. Lebih lagi, sebagai orang tua Anda tahu bahwa membantu anak-anak tetap fokus adalah hal yang penting. Oleh karena itu, ajarkan anak untuk mengelola tugas mereka dengan fokus. Hindari pemakaian gadget saat sedang melakukan satu pekerjaan.

4. Jadi contoh untuk anak

Orangtua harus menjadi contoh bagi anak-anaknya. Memerintah anak Anda, tanpa Anda terlibat dalam aturan tersebut hanya akan membuat anak Anda bingung. Sebagai contoh yang baik, Anda harus memberi tahu pada anak mereka seperti apa konsumsi media yang bertanggung jawab.

Semoga keempat tips cara mendidik anak di era digital di atas bisa membuat anak kita semakin berkembang secara positif dan sebagai orang tua kita termasuk smart parents yang bisa memanfaatkan dengan baik kemutakhiran teknologi. Semoga manfaat…..

Read More

7 Tips Pengaturan Makanan Saat Bayi Pilek

Pengaturan Makanan Saat Bayi Pilek

Sebagai Orang tua muda dengan 2 orang anak yang masih balita, pilek adalah penyakit yang cukup sering mendatangi kedua buah hati kami. Saat pilek biasanya hal yang menganggu adalah buah hati kita jadi malas makan, padahal nutrisi yang cukup bisa mempercepat penyembuhan pileknya. Di dalam buku Smart Parents: Pandai Mengatur Menu dan Tanggap Saat Anak Sakit, ada beberapa tips pengaturan makanan pada saat anak batuk pilek agar kondisi tubuhnya bisa cepat membaik.

7 Tips Pengaturan Makanan Saat Bayi Pilek

  1. Pada bayi tetap berikan ASI karena ASI merupakan makanan terbaik untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  2. Anak atau bayi yang sudah mendapatkan MP-ASI (makanan pendamping ASI), berikan asupan yang bergizi. Pilih makanan dan minuman yang kaya vitamin C seperti jeruk, stroberi, kiwi, untuk meningkatkan sistem imun, serta makanan yang tinggi protein seperti telur dan susu karena penyakit dengan gejala batuk membutuhkan protein lebih tinggi dari biasanya.
  3. Kalau ada gejala panas, beri makanan dalam bentuk lunak atau berkuah. Jangan lupa memberi banyak cairan atau minum air putih.
  4. Nafsu makan yang menurun akibat batuk terus-menerus harus diimbangi makan yang bergizi supaya kondisi tubuh membaik. Beri makanan dalam porsi kecil, tetapi sering supaya kebutuhan gizinya terpenuhi.
  5. Beri cukup cairan, baik ASI, air putih, susu, jus dan lain-lain sehingga si kecil bisa buang air kecil (BAK) sebanyak-banyaknya yang sangat berguna untuk membantu kelancaran pengaturan suhu tubuh, melegakan saluran pernapasan, juga membantu membersihkan lendir atau dahak.
  6. Setelah anak sembuh, kalau berat badannya turun perlu ditingkatkan konsumsi makanannya. Berikan makanan kesukaannya untuk meningkatkan selera makan anak.
  7. Untuk mendukung pengaturan makanan tersebut, jangan lupa berikan obat batuk anak-anak yang sesuai dan aman untuk si kecil. Tetapi kami amat jarang memberi obat batuk, biasanya hanya madu dan air hangat serta kuning telur ayam kampung yang menjadi penambah anti bodynya.

Demikian 7 tips pengaturan makanan saat bayi pilek di atas, semoga membantu pasangan orang tua muda dalam merawat balita kita yang sedang terkena pilek. Hal yang terpenting adalah sabar, sabar, dan tetap sabar merawat buah hati kita. Semoga manfaat….

Read More

Creating and Editing Excel Formulas

An Excel spreadsheet is simply a collection of cells that you can use to enter data. Each cell is given a name based on its position in the spreadsheet. The top-leftmost cell is called cell A1. It’s the cell located in column A, row 1. When you enter a value in cell A1 (for example, the number 5), that cell’s value becomes 5. If you enter the number 10 in cell B1, that cell’s value becomes 10. You can use then use these values in a formula.

For instance, you can click cell C1 and begin typing =A1+B1, as shown in Figure 1.1. Note how you can see your formula in both the cell you’re typing in and the Formula Bar above the column headings.

basic formula of excel
basic formula of excel

Figure 1-1: Entering a basic formula.

After you press the Enter key on your keyboard, Excel recognizes what you’re asking and performs the calculation that gives you the result of 15 (5+10 = 15).

The reason Excel recognizes that you were entering a formula and not just another value is the equal sign (=). Entering the equal sign followed by other values tells Excel that you’re starting a formula. In this example, we used what are known as cell references (A1 and B1). These cell references are just one of the types of values that you can use in your formulas.

Excel formulas accept the following types of values:

 

  • Constants: You can use hard-coded numbers directly in a formula. For example, you can enter =5+10 directly into a cell to get the answer 15.
  • Operators: These include symbols that perform addition (+), symbols that perform multiplication (*), symbols that compare values (>), and symbols that join values together (&). For example, entering =15>10 into a cell returns TRUE as the result because 15 is indeed greater than 10.
  • Cell references: These include any value that points back to a single cell or range of cells. As you’ve already seen, entering =A1+B1 in a cell tells Excel to use the values in those two cells in the formula.
  • Text strings: Any text string can be used as an argument in a formula as long as it’s wrapped in quotation marks. For example, entering =“Microsoft”&”Excel” in any cell results in the joined text Microsoft Excel.

Methods for entering formulas

You have several ways to actually enter a formula into a cell:

 

  • Enter the formula directly into a cell: Simply click a cell, begin typing your formula, and then press the Enter key on your keyboard.
  • Enter the formula into the Formula Bar: Click inside the Formula Bar found above the column headers, type your formula, and then press the Enter key on your keyboard.
  • Enter the formula using the mouse: If your formula involves cell references, you can use the mouse to help reduce the amount of typing you need to do. For instance, instead of typing =A1+B1, you can type the equal symbol, use your mouse to click cell A1, type the plus symbol, use the mouse to click cell B1, and then press the Enter key.
  • Enter the formula using the arrow keys: If your formula involves cell references, you can use the arrow keys on your keyboard to help reduce the amount of typing you need to do. For instance, instead of typing =A1+B1, you can type the equal symbol, use the arrow keys on your keyboard to move the cursor to cell A1, type the plus (+) symbol, use the arrow keys on your keyboard to move the cursor to cell B1, and then press the Enter key.

Editing a formula

If you find that you need to edit a formula, you can do so in three ways:

  • Edit directly in the Formula Bar: Select the cell that contains your formula, go up to the Formula Bar, and start editing the formula there.
  • Double-click the formula cell: You can edit the formula directly in the cell it’s in by double-clicking the cell. Double-clicking the cell gets you into Edit mode, where you can edit the formula as needed.
  • Press F2: Select the cell that contains your formula and then press F2 on your keyboard to get into Edit mode. As stated previously, you can then edit the formula as needed.

 

Read More

Bagaimana Mematikan AutoPlay Video Facebook

“Saat ini kuota data saya kok sering berkurang cepat ya, ” mungkin anda pun mengalaminya. Setelah usut punya usut ternyata yang membuat kuota data internet smart phone dan note book saya adalah fitur auto play video di timeline facebook saya. Apalagi jika tiba-tiba anak saya membuka-buka timeline saya, scroll ke bawah semua video akan terputar secara otomatis dan tentunya akan menguras kuota data internet saya.

Nah, akhirnya saya mulai mengutak-atik akun facebook saya. Ternyata langkahnya sangat mudah rekan-rekan.

First, Open Settings…

Cara Menghilangkan Fitur Auto Play Video FB
Cara Menghilangkan Fitur Auto Play Video FB

Setelah anda klik settings, sorot sebelah kiri menu Videos seperti penampakan di bawah ini;

Cara Menghilangkan Fitur Auto Play Video Facebook
Cara Menghilangkan Fitur Auto Play Video Facebook

Setelah anda ubah menjadi off, secara otomatis video yang ada di timeline anda tidak akan terputar secara otomatis lagi sehingga kuota data anda tidak lekas habis. Semoga manfaat….

Read More

Save Papua, Save Indonesia

Peace
Save Papua Damai, Save Indonesia

Untuk Terrorist Radikal Kristen GIDI di Tolikara…..

Hari Iedul Fitri itu sangat spesial bagi umat muslim seluruh dunia, hari raya terbesar bagi kami, mengapa engkau hentak hati kami dengan kejadian di Tolikara? Bukankah Bumi Papua damai untuk semua pemeluk agama? Mari siapapun kita, apapun agama kita mari kita kutuk organisasi kristen GIDI yang telah melarang hari raya iedul fitri, melarang yilbab (jilbab), melarang aliran kristen lain dalam beribadah. Saya percaya agama kristen agama kasih, sama dengan islam yang menjadi rahmat sekalian alam, oknum yang berbuat noda di Papua adalah oknum organisasi (kebetulan pemeluk kristen), sama halnya dengan organisasi ISIS (kebetulan pemeluk islam).

Hari Lebaran, Hari Kemenangan
Hari Lebaran, Hari Kemenangan

Untuk Umat Muslim di seluruh Indonesia……..

Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Taqabbal Ya Karim…Selamat Merayakan Iedul Fitri 1436 H, Mari kita doakan seluruh umat muslim di seluruh dunia yang mungkin masih belum bergembira seperti kita, mari kita selipkan dalam do’a rabithah kita Muslim Tolikara, Uighur, Palestine, Iraq, Suriah, Kashmir, Rusia, Rohingya dan seluruh bumi Allah. Mungkin terkhusus kita yang ada di Indonesia dan aktif melihat timeline FB dan twitter (karena impossible  ada di TV), kita tersentak dengan kisah pilu di Tolikara, wilayah di Papua yang sama sekali tidak terkenal jadi trending topic  worldwide. Kita wajar bereaksi, ada yang mengutuk, marah, geram, ada yang biasa-biasa saja, ada yang mencaci bahkan ada yang siap melakukan aksi balas dendam. But, tundukkan nafsu sejenak, mari berpikir jernih apa yang sebenarnya terjadi.

Berikut saya kutip dari laman fb rekan saya Azzam Mujahid Izzulhaq:

Perkenankan saya berbagi sedikit fakta bahwa ada SKENARIO LAIN di balik aksi pembakaran masjid, rumah dan kios milik umat Islam di Tolikara pada saat Idul Fitri kemarin. Ini juga yg menjadi pertimbangan saya (dan saya harap untuk semua umat Islam di Indonesia) untuk lebih hati-hati dan waspada menghadapi situasi yg sangat mudah disusupi oleh kepentingan lain selain masalah agama.

Pada tulisan saya yg pertama saya sampaikan bahwa di Papua pada umumnya, toleransi sudah bukanlah barang baru lagi. Ia sudah mendarah daging di setiap warga di Papua. Baik muslim maupun non muslim. Maka, terjadinya aksi intoleran ini dapat dipastikan bukan diakibatkan oleh hal yg sepele. Apalagi hanya urusan SPEAKER. Bukan itu. Dapat dipastikan ada skenario dan aksi liar yg dilakukan oleh sutradara handal.

Di Papua, ada DUA HAL yg sangat menjadi perhatian utama pemerintah daerah serta aparat penegak hukum; ISU YG BERKENAAN DENGAN AGAMA dan ISU YG BERKENAAN DENGAN ‘MERDEKA’. Sehingga, jika surat yg beredar dari Gereja Injili di Indonesia itu adalah benar, apalagi tembusannya kepada Bupayti, Ketua DPRD, Kapolres dan Danramil, tentunya ini sudah pasti akan diantisipasi dengan cepat. Karena sekali lagi, ini sudah menjadi cocern aparat TNI/POLRI yg utama.

Apa skenario lainnya? Dugaan sementara dari hasil diskusi kami (tokoh Islam, Kristen, Pemerintah Daerah, Muspida) adalah upaya membuat suasana kacau lalu kemudian menjadi alasan untuk organisasi yg sekarang berkonsentrasi untuk melepaskan Papua dari Indonesia menyatakan bahwa selama diurusi oleh Indonesia, Papua tidak aman. Masyarakat resah. Kehidupan dan kerukunan beragama kacau. Lalu kemudian mereka meminta perlindungan negara yg mendukung kemerdekaan Papua dari Indonesia seperti Amerika Serikat, Inggris, Belanda, Australia dan lainnya.

Contoh:
1. Apa hubungan Pendeta Nayus Wenda (penandatangan surat edaran yg diduga dari GIDI) dengan Benny Wenda? (tokoh Papua yg tinggal di Oxford, Inggris yg juga mendapatkan perlindungan dari kerajaan Inggris, sangat concern mengkampanyekan kemerdekaan Papua di dunia internasional)

2. Beberapa hari sebelumnya, Organisasi Papua Merdeka melakukan aksi demonstrasi di depan KBRI London, tepatnya di Grosvenor Square dan juga di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Meneriakkan kembali tentang kemerdekaan Papua lengkap dengan atribut dan busana Papua.

Inikah yg kita harapkan?!

Jika memang ini yg kita harapkan, baiklah. Datanglah ke Papua. Angkatlah senjata. Perangi mereka yg memerangi. Berjihadlah dengan melakukan perlawanan. Ketahuilah, jarak dari Pulau Jawa ke Papua itu ditempuh dengan transportasi udara adalah kurang lebih 6 jam. Jika ditempuh perjalanan laut bisa hingga 2 minggu. Itu pun baru ke kota besarnya seperti Jayapura, Timika atau Merauke. Jika ingin ke Tolikara, tidak ada jalur darat, perlu menggunakan pesawat kecil lagi yg terbang berdasarkan cuaca. Jika cuaca bagus terbang selama kurang lebih 1,5 jam dan jika cuaca buruk tidak ada yg sanggup kesana. Atau jalan kaki menembus hutan perawan Papua yg bisa berminggu baru sampai. Ditambah biaya transportasi bisa hingga 6-7 juta Rupiah per orang di musim hari raya ini. Catat, itu baru sekali pergi. Belum lagi jika nantinya mau pulang kembali.

Dan catat juga, pesawat kecil sebagai sarana transportasi ke Tolikara kebanyakan dimiliki oleh Misionaris. Sangat mudah mereka tidak mengangkut mereka yg mau berjihad mengangkat senjata ke sana.

Namun, jika kita tidak ingin peristiwa mengenaskan ini terus membesar seperti menggeli dingnya bola salju, mari kita selesaikan dengan bijakaana. FIQH DAKWAH DAN FIQH AULAWIYAT di sini berbeda dengan di Jawa, Sumatera dan daerah lain di Indonesia. Kami tidak pernah takut berjihad melawan tindakan mereka. Namun jika kami melawan, ada yg terbahak-bahak tertawa kegirangan. Karena itulah yg ‘mereka’ harapkan.

Sekali lagi, peristiwa ini membuat umat Islam tersakiti, itu pasti. Marah? Sangat wajar marah, saya pun marah. Apalagi ditambah SIKAP PEMERINTAH PUSAT yg terkesan asal bicara dan MEDIA-MEDIA NASIONAL yg asal membuat berita dan juga memperkeruh suasana. Namun, percayakan kepada kami untuk bisa menyelesaikan semua ini dengan JIHAD DAMAI terlebih dahulu. Masih banyak cara yg bisa kita tempuh dengan baik. Tanpa harus tergerus mengikuti ritme skenario mereka.

Pelanggaran hukumnya jelas. Tersangkanya jelas. Kami serahkan kepada aparat penegak hukum di negeti ini. Karena aparat juga tidak tinggal diam.

Jika masih ingin berkontribusi jihad, mari berjihad dengan membantu membangun kembali masjid yg dibakar itu. Membantu para korban yg rumah dan kiosnya juga turut dibakar. Membantu berjihad dengan juga membantu masyarakat Papua (muslim dan non muslim) untuk semakin berdaya, semakin maju, sehingga tidak mudah diprovokasi pihak-pihak tertentu. Mari berjihad dengan menunjukkan bahwa umat Islam, dalam kondisi marah dan tersakiti pun, tetap menjunjung tinggi hukum yg berlaku dan bisa menyelesaikan persoalan dengan suasana yg harmonis.

Demikian dan terimakasih atas segala untaian doa dan dukungan bagi kami di sini. Di Papua. Semoga Allah melindungi kita semua. Amin.

‪#‎SelamatkanIndonesia‬
‪#‎LintasanPikiran‬

Semoga kita bisa berpikir lebih jernih, semoga Allah merahmati kita semua. Save Papua, Save Indonesia…..

photo credit: Sarah Lawson, Manchester via photopin (license)
photo credit: DSCF3676 via photopin (license)

Read More