Save Papua, Save Indonesia

Peace
Save Papua Damai, Save Indonesia

Untuk Terrorist Radikal Kristen GIDI di Tolikara…..

Hari Iedul Fitri itu sangat spesial bagi umat muslim seluruh dunia, hari raya terbesar bagi kami, mengapa engkau hentak hati kami dengan kejadian di Tolikara? Bukankah Bumi Papua damai untuk semua pemeluk agama? Mari siapapun kita, apapun agama kita mari kita kutuk organisasi kristen GIDI yang telah melarang hari raya iedul fitri, melarang yilbab (jilbab), melarang aliran kristen lain dalam beribadah. Saya percaya agama kristen agama kasih, sama dengan islam yang menjadi rahmat sekalian alam, oknum yang berbuat noda di Papua adalah oknum organisasi (kebetulan pemeluk kristen), sama halnya dengan organisasi ISIS (kebetulan pemeluk islam).

Hari Lebaran, Hari Kemenangan
Hari Lebaran, Hari Kemenangan

Untuk Umat Muslim di seluruh Indonesia……..

Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Taqabbal Ya Karim…Selamat Merayakan Iedul Fitri 1436 H, Mari kita doakan seluruh umat muslim di seluruh dunia yang mungkin masih belum bergembira seperti kita, mari kita selipkan dalam do’a rabithah kita Muslim Tolikara, Uighur, Palestine, Iraq, Suriah, Kashmir, Rusia, Rohingya dan seluruh bumi Allah. Mungkin terkhusus kita yang ada di Indonesia dan aktif melihat timeline FB dan twitter (karena impossible  ada di TV), kita tersentak dengan kisah pilu di Tolikara, wilayah di Papua yang sama sekali tidak terkenal jadi trending topic  worldwide. Kita wajar bereaksi, ada yang mengutuk, marah, geram, ada yang biasa-biasa saja, ada yang mencaci bahkan ada yang siap melakukan aksi balas dendam. But, tundukkan nafsu sejenak, mari berpikir jernih apa yang sebenarnya terjadi.

Berikut saya kutip dari laman fb rekan saya Azzam Mujahid Izzulhaq:

Perkenankan saya berbagi sedikit fakta bahwa ada SKENARIO LAIN di balik aksi pembakaran masjid, rumah dan kios milik umat Islam di Tolikara pada saat Idul Fitri kemarin. Ini juga yg menjadi pertimbangan saya (dan saya harap untuk semua umat Islam di Indonesia) untuk lebih hati-hati dan waspada menghadapi situasi yg sangat mudah disusupi oleh kepentingan lain selain masalah agama.

Pada tulisan saya yg pertama saya sampaikan bahwa di Papua pada umumnya, toleransi sudah bukanlah barang baru lagi. Ia sudah mendarah daging di setiap warga di Papua. Baik muslim maupun non muslim. Maka, terjadinya aksi intoleran ini dapat dipastikan bukan diakibatkan oleh hal yg sepele. Apalagi hanya urusan SPEAKER. Bukan itu. Dapat dipastikan ada skenario dan aksi liar yg dilakukan oleh sutradara handal.

Di Papua, ada DUA HAL yg sangat menjadi perhatian utama pemerintah daerah serta aparat penegak hukum; ISU YG BERKENAAN DENGAN AGAMA dan ISU YG BERKENAAN DENGAN ‘MERDEKA’. Sehingga, jika surat yg beredar dari Gereja Injili di Indonesia itu adalah benar, apalagi tembusannya kepada Bupayti, Ketua DPRD, Kapolres dan Danramil, tentunya ini sudah pasti akan diantisipasi dengan cepat. Karena sekali lagi, ini sudah menjadi cocern aparat TNI/POLRI yg utama.

Apa skenario lainnya? Dugaan sementara dari hasil diskusi kami (tokoh Islam, Kristen, Pemerintah Daerah, Muspida) adalah upaya membuat suasana kacau lalu kemudian menjadi alasan untuk organisasi yg sekarang berkonsentrasi untuk melepaskan Papua dari Indonesia menyatakan bahwa selama diurusi oleh Indonesia, Papua tidak aman. Masyarakat resah. Kehidupan dan kerukunan beragama kacau. Lalu kemudian mereka meminta perlindungan negara yg mendukung kemerdekaan Papua dari Indonesia seperti Amerika Serikat, Inggris, Belanda, Australia dan lainnya.

Contoh:
1. Apa hubungan Pendeta Nayus Wenda (penandatangan surat edaran yg diduga dari GIDI) dengan Benny Wenda? (tokoh Papua yg tinggal di Oxford, Inggris yg juga mendapatkan perlindungan dari kerajaan Inggris, sangat concern mengkampanyekan kemerdekaan Papua di dunia internasional)

2. Beberapa hari sebelumnya, Organisasi Papua Merdeka melakukan aksi demonstrasi di depan KBRI London, tepatnya di Grosvenor Square dan juga di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Meneriakkan kembali tentang kemerdekaan Papua lengkap dengan atribut dan busana Papua.

Inikah yg kita harapkan?!

Jika memang ini yg kita harapkan, baiklah. Datanglah ke Papua. Angkatlah senjata. Perangi mereka yg memerangi. Berjihadlah dengan melakukan perlawanan. Ketahuilah, jarak dari Pulau Jawa ke Papua itu ditempuh dengan transportasi udara adalah kurang lebih 6 jam. Jika ditempuh perjalanan laut bisa hingga 2 minggu. Itu pun baru ke kota besarnya seperti Jayapura, Timika atau Merauke. Jika ingin ke Tolikara, tidak ada jalur darat, perlu menggunakan pesawat kecil lagi yg terbang berdasarkan cuaca. Jika cuaca bagus terbang selama kurang lebih 1,5 jam dan jika cuaca buruk tidak ada yg sanggup kesana. Atau jalan kaki menembus hutan perawan Papua yg bisa berminggu baru sampai. Ditambah biaya transportasi bisa hingga 6-7 juta Rupiah per orang di musim hari raya ini. Catat, itu baru sekali pergi. Belum lagi jika nantinya mau pulang kembali.

Dan catat juga, pesawat kecil sebagai sarana transportasi ke Tolikara kebanyakan dimiliki oleh Misionaris. Sangat mudah mereka tidak mengangkut mereka yg mau berjihad mengangkat senjata ke sana.

Namun, jika kita tidak ingin peristiwa mengenaskan ini terus membesar seperti menggeli dingnya bola salju, mari kita selesaikan dengan bijakaana. FIQH DAKWAH DAN FIQH AULAWIYAT di sini berbeda dengan di Jawa, Sumatera dan daerah lain di Indonesia. Kami tidak pernah takut berjihad melawan tindakan mereka. Namun jika kami melawan, ada yg terbahak-bahak tertawa kegirangan. Karena itulah yg ‘mereka’ harapkan.

Sekali lagi, peristiwa ini membuat umat Islam tersakiti, itu pasti. Marah? Sangat wajar marah, saya pun marah. Apalagi ditambah SIKAP PEMERINTAH PUSAT yg terkesan asal bicara dan MEDIA-MEDIA NASIONAL yg asal membuat berita dan juga memperkeruh suasana. Namun, percayakan kepada kami untuk bisa menyelesaikan semua ini dengan JIHAD DAMAI terlebih dahulu. Masih banyak cara yg bisa kita tempuh dengan baik. Tanpa harus tergerus mengikuti ritme skenario mereka.

Pelanggaran hukumnya jelas. Tersangkanya jelas. Kami serahkan kepada aparat penegak hukum di negeti ini. Karena aparat juga tidak tinggal diam.

Jika masih ingin berkontribusi jihad, mari berjihad dengan membantu membangun kembali masjid yg dibakar itu. Membantu para korban yg rumah dan kiosnya juga turut dibakar. Membantu berjihad dengan juga membantu masyarakat Papua (muslim dan non muslim) untuk semakin berdaya, semakin maju, sehingga tidak mudah diprovokasi pihak-pihak tertentu. Mari berjihad dengan menunjukkan bahwa umat Islam, dalam kondisi marah dan tersakiti pun, tetap menjunjung tinggi hukum yg berlaku dan bisa menyelesaikan persoalan dengan suasana yg harmonis.

Demikian dan terimakasih atas segala untaian doa dan dukungan bagi kami di sini. Di Papua. Semoga Allah melindungi kita semua. Amin.

‪#‎SelamatkanIndonesia‬
‪#‎LintasanPikiran‬

Semoga kita bisa berpikir lebih jernih, semoga Allah merahmati kita semua. Save Papua, Save Indonesia…..

photo credit: Sarah Lawson, Manchester via photopin (license)
photo credit: DSCF3676 via photopin (license)

Read More

Miris, Prajurit Terbaik TNI Tewas Sia-Sia

Ilustrasi Kecelakaan Pesawat Menimpa Rumah
Ilustrasi Kecelakaan Pesawat Menimpa Rumah

Miris, mungkin itu kata yang keluar dari hati kita menyaksikan kecelakaan naas yang menimpa prajurit-prajurit muda TNI Angkatan Udara dan 101 warga sipil (keluarga TNI) yang ikut bersama dalam penerbangan tersebut. Walaupun hingga saat ini masih dalam penyelidikan penyebab kecelakaan pesawat Hercules C-130 produksi tahun 1964 tersebut, kita sudah bisa meraba-raba begitu tega bapak-bapak pemimpin Republik ini menyia-nyiakan Prajurit muda terbaik kita. Kapten Sandy Permana namanya, merupakan siswa terbaik Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara Angkatan 97 yang menjadi pilot pesawat naas tersebut. Sandy yang berasal dari Skadron Udara 32 Wing 2 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang memiliki prestasi yang lebih baik dibandingkan 73 siswa lainnya. Ia juga mendapatkan penghargaan yang diberikan langsung oleh Komandan Komando Pendidikan TNI Angkatan Udara (Dankodikau), Marsekal Muda TNI Ras Rendro Bowo.

Komandan Batalyon Komando 462 Paskhas TNI AU, Letkol Psk Solihin, menyatakan 10 orang anggotanya yang gugur dalam jatuhnya pesawat Hercules A-1310 di Kota Medan, Sumatera Utara, merupakan prajurit terbaik. Insiden itu adalah kehilangan yang sangat besar bagi kesatuannya. “Kami kehilangan prajurit terbaik, sempat terkejut saat awalnya mendapat informasi ini saya kira bukan kecelakaan fatal, tapi ternyata kecelakaan yang sangat fatal,” kata Letkol Psk Solihin kepada Antara di Markas Paskhas Pekanbaru, Rabu (1/7).

Dari ulasan berulang-ulang di TV, sebagai WNI hanya satu kata yang saya bisa utarakan “miris”. Sungguh ini kejadian yang kesekian kali pesawat milik TNI jatuh tanpa ada serangan asing alias jatuh sendiri. Tak salah ungkapan “kalau pesawat/helikopter Indonesia gak usah ditembak, ntar jatuh sendiri”. Sekali lagi kita masih menunggu penyelidikan yang berwewenang menentukan kecelakaan ini salah siapa dan disebabkan oleh apa. Tetapi bagi saya mengamati dari kacamata awam, penyebab kecelakaan Hercules ini gara-gara beberapa faktor diantaranya:

  1. Pesawat Hercules Sudah terlalu tua, layaknya dimuseumkan bukan diterbangkan. Menilik umur, siapapun ia secara jujur kendaraan sekrusial pesawat yang telah berumur lebih 50 tahun, tak  ada alasan untuk tetap dioperasikan, mau itu technically  masih baik atau tidak. Sebagai engineer semua device  ada masa obsolete dan lifetimenya. Semestinya ini peristiwa yang terakhir dan kita konsisten terhadap lifetime peralatan Alutsista kita. Bahkan data mengejutkan dari laman sindonews  bahwa 52% Alutsista TNI Beroperasi Lebih dari 30 Tahun.
  2. Kesalahan fatal dengan mengkomersilkan pesawat Hercules terhadap penumpang keluarga TNI. Setelah penelusuran berbagai pihak ternyata pesawat ini digunakan untuk mengangkut warga sipil dengan tetap menjual tiket walaupun kata petinggi TNI ada oknum yang melakukannya. Tetapi apapun alasannya ini adalah tindakan ilegal karena pesawat ini bukan pesawat komersil bahkan pesawat ini membawa amunisi yang rawan ledakan.
  3. Kebiasaan bodoh membeli pesawat dan alutsista lain yang “bekas”. Nah ini kebiasaan buruk yang entah dimulai dari pemerintahan siapa. Gara-gara mau dapat barang dengan kuantiti lebih banyak akhirnya nekad membeli barang second alias bekas, bahkan di negara asalnya sudah obsolete. Sekali lagi miris jika melihat bapak-bapak kita cenderung menafikan kualitas dibanding kuantitas.

Semestinya Panglima TNI bertanggung jawab penuh terhadap peristiwa ini. Kebiasaan baik di negara luar jika terjadi kesalahan fatal biasanya pejabat yang bersangkutan langsung mengundurkan diri, sayang sekali di negara ini masih sangat jarang terjadi, bahkan lebih parahnya jika tak ada penyesalan yang terjadi padahal itu sudah menjadi tanggung jawabnya. Bahkan sekelas Presiden pun tanggung jawab harus dipikul dan dipertanggungjawabkan di hari kemudian.

 

 

photo credit: War of the Worlds via photopin (license)

Read More

Sudah Berapa Banyak Industri Nasional Yang Memanfaatkan Teknologi Robot?

Dengan semakin pesatnya kemajuan teknologi sekarang ini, sudah banyak manusia yang menggunakan teknologi robot dalam kehidupan sehari-harinya. Begitu juga didalam dunia industri terutama didalam industri  otomotif, banyak yang menggunakan teknologi robot untuk proses produksi industri. Dengan menggunakan teknologi robot, industri bisa mengefisiensikan tenaga kerja sehingga industri bisa menghemat dalam penggunaan tenaga kerja. Pengertian robot adalah sebuah manipulator yang dapat diprogram ulang untuk memindahkan tool, material atau peralatan tertentu dengan berbagai program pergerakan untuk berbagai tugas dan juga mengendalikan serta mensinkronkan peralatan dengan pekerjaannya.

Robot industri yang umumnya digunakan yaitu robot lengan yang digunakan untuk memindahkan barang dari konveyor yang satu ke konveyor yang satunya.
Saya pribadi masih sangat buta akan ilmu robotica ini, tetapi selalu memimpikan suatu hari banyak aktifitas pabrik yang memanfaatkan teknologi ini, atau bahkan ada rekan yang berinovasi dengan aplikasi ini.

 

Contoh aplikasi penggunaan Robot Arm
Contoh aplikasi penggunaan Robot Arm

Waktu zaman kuliah dulu penulis sempat mempelajari basic dari teknologi robot ini. Sistem pada robot memiliki tiga komponen dasar yaitu : Manipulator, kontroler, dan Power supply(daya).  Selain itu ada yang disebut Efektor sering ditemukan pada beberapa sistem robot, tetapi sifatnya tidak harus ada pada sistem robot.

Manipulator merupakan lengan yang memberikan gerakan robot untuk memutar, melipat, dan menjangkau objek dalam kondisi apapun. Gerakan ini disebut dengan derajat kebebasan robot atau jumlah sumbu yang ada pada robot. manipulator terdiri dari beberapa segmen dan sambungan (joint).

Kontroler merupakan jantung dari sistem robot sehingga keberadaanya sangat penting. Kontroler menyimpan informasi yang berkaitan dengan data-data robot. Dalam hal ini, semua data gerakan robot telah diprogram sebelumnya. Kontroler berfungsi untuk mengontrol pergerakan dari manipulator. Kontroler sendiri diatur oleh sebuah informasi atau program yang diisi dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu. Informasi tersebut kemudian disimpan didalam memori. Kemudian data dalam memori dapat dikeluarkan atau diubah sesuai dengan yang diperlukan.

Power supply (daya) adalah sebuah unit yang menyediakan tenaga pada kontroler dan manipulator sehingga dapat berfungsi dan bekerja dengan baik. Power supply dalam suatu sistem robot dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian untuk kontroler dan bagian untuk  manipulator. Bagian kontroler menggunakan elektrik sedangkan bagian manipulator bisa menggunakan elektrik, pneumatik, dan hidrolik.

Efektor dapat ditemukan hampir semua aplikasi robot, walaupun keadaannya bukan merupakan komponen dasar dari sistem robot. Efektor berfungsi sebagai bagian terakhir yang menghubungkan manipulator dengan objek. Sebagai contoh efektor dapat berupa peralatan las, penyemprot cat ataupun hanya berupa penjepit objek.

Berarti cara kerja suatu robot agar dapat melakukan pekerjaan adalah yang pertama kali dengan memanfaatkan manipulator dalam memberikan gerakan pada robot untuk memutar, melipat, dll. Kemudian kontroler yang bersifat sebagai jantung sistem robot berfungsi untuk mengontrol pergerakan dari manipulator dan menyimpan informasi tiap kali manipulator bergerak. Agar kedua komponen tersebut dapat berjalan, komponen tersebut membutuhkan suatu tenaga listrik yang dapat kita ambil dari power supply.

APLIKASI ROBOT

Nah di dalam proses operasional plant kita apa saja yang cocok sebagai aplikatif robot? Mungkin gambar yang saya sertakan mewakili dari begitu banyak aplikasi dari robot industri ini. Penggunaannya pasti ada pro kontra nya.

Read More

Memilih Pemimpin Amanah Untuk Kesuksesan Bersama

Assalamualaykum Wr. Wb

Hi all my friends, apa kareba? semoga selalu dalam lindunganNya. Tak terasa memasuki minggu kedua di Januari Tahun baru ini, semoga semangat tetap membuncah, hamparan target/goals selalu menjadi target guide kita untuk meraih kesuksesan dalam hidup kita.

Dicari : Pemimpin Amanah
Dicari : Pemimpin Amanah

Kali ini saya ingin sharing tentang hal yang menjadi perbincangan banyak orang, yaitu bagaimana tips memilih pemimpin. Salah satu komponen yang menentukan kesuksesan hidup berkehidupan kita adalah benar dalam memilih pemimpin. Why? karena pemimpin yang menguasai kebijakan yang menyangkut hajat orang banyak. Jika mereka salah dalam menentukan kebijakan maka akibatnya yang jadi korban adalah masyarakat itu sendiri.

Kunci keberhasilan kebernegaraan kita manakala Pemerintah berhasil
memimpin masyarakatnya beriman dan bertaqwa

Inilah seruan jum’at hari ini, kesuksesan dalam bermasyarakat dan bernegara sangat ditentukan oleh kapabilitas pemimpin kita dalam memimpin masyarakatnya beriman dan bertaqwa kepadaNya. Ketika pemimpin amanah yang dibuktikan dengan kesederhanaan dan kedekatan kepada Tuhan, tentu saja akan membuat keberpihakan untuk hal-hal yang positif. Masalah ekonomi, sosial, pendidikan dan segala aspek kehidupan akan meningkat jika hal yang fundamental ini telah terpenuhi. Jika kita semua masyarakat Indonesia memilih pemimpin yang menggiring kita untuk bersekutu dengan Tuhan, yakin dan percaya mimpi menjadikan Indonesia menjadi negara maju dan berwibawa adalah keniscayaan.

Jujur saya telah begitu muak melihat dagelan gila nan menjijikkan dari sebagian besar pemimpin kita saat ini. Mereka berjamaah merampok dana masyarakat yang mestinya  untuk kesejahteraan bersama. Setelah itu malam/petang hari di TV Nasional, mereka berdebat kusir saling mencela, menuduh ini itu, mempertontonkan kepada khalayak ramai akan kebobrokan mereka. Demikianlah hari-hari yang sering kita lihat, berulang kali dan bagi saya itu sudah sangat keterlaluan.

Kita sudah masuk tahun 2013 yang orang sering bilang adalah tahun politik/tahun pencitraan, menjelang pesta demokrasi setahun berselang. Di era keterbukaan ini, dengan adanya twitter, memudahkan kita memilih pemimpin yang membawa kesuksesan bagi kita. Siapa mereka? apakah masih ada di republik ini. Saya rasa masih ada, dan bisa jadi banyak jumlahnya cuma kurang terekspose dan kurang mendapat dukungan dari masyarakat kita. Mereka yang dekat dengan Tuhan, mereka yang gemar beribadah, mereka yang mengajak masyarakat untuk selalu beriman dan bertaqwa kepadaNya. Ketika kita telah berhasil bersekutu dengan Pemilik kehidupan ini, niscaya kesuksesan akan menghampiri kita, selamanya.

Berikut renungan bagi kita yang akan menjadi pemimpin amanah. Siapapun yang menjadi pemimpin hendaklah bertanya, “Apakah saya dipercaya atau tidak oleh orang yang saya pimpin?” Jika setiap orang merasa ragu kepada kita, maka kesediaan mereka untuk mematuhi apalagi berkorban menjadi minimal. Semakin banyak keraguan semakin tidak efektif dalam memimpin.
Bagaimana agar orang percaya dan tidak ragu kepada kita?
Pertama, pemimpin yang amanah adalah orang yang menjadi kuburan bagi aib orang lain, bukan yang sering membeberkan kekurangan rekan dan sesamanya. Makin banyak membeberkan rahasia dan kekurangan orang lain, makin jatuh kredibilitasnya.
Berhati-hatilah terhadap orang yang sering menceritakan aib orang lain karena jika ia berani menceritakan aib-aib orang lain kepada kita, apa sulitnya dia menceritakan aib kita kepada orang lain.
Kedua, pemimpin yang amanah setiap kali mengucapkan janji berusaha sekuat tenaga memenuhinya. Nabi Muhammad SAW pernah tiga hari tiga malam datang ke sebuah tempat hanya karena ada janji dan orang yang berjanjinya lupa, tetapi Nabi tidak marah, karena keberuntungan bagi beliau adalah kemampuan memenuhi janji.
Seringkali orang mudah memberi janji dan melupakannya, tapi orang yang diberi janji biasanya tidak akan lupa. Pemimpin yang amanah bisa dilihat dari kehati-hatiannya berjanji, sedikit janjinya, tetapi selalu ditepati.

Ketiga, pemimpin yang amanah akan bertanggung jawab terhadap setiap perkara sekecil apapun. Setiap berkata benar-benar tidak ada keraguan, tidak meremehkan waktu walau sedetikpun, karena detik juga berharga (telat sedetik, semenit, sejam, semuanya sama saja yaitu telat), jika jual beli pantang mengambil hak orang lain.
Membangun kepemimpinan diawali dengan amanah terhadap hal-hal kecil terlebih dahulu. Pemimpin yang baik tidak hanya sukses di kantor, tapi juga harus sukses di rumah. Tidak sedikit para pemimpin yang mampu mengatur sistem, kantor, atau perusahaan dengan baik, tetapi tidak berhasil membangun keluarganya dengan baik.
Tidak sedikit pejabat yang terjatuh akibat istrinya tidak dibina dengan baik. Oleh karena itu didiklah keluarga, istri, dan anak-anak kita. Jika tidak, maka kita bisa jatuh oleh istri dan anak-anak kita sendiri.
Berhati-hatilah terhadap calon pemimpin yang mudah mengobral janji. Seorang calon pemimpin yang banyak memberikan janji jangan langsung dipercaya. Jika akan memilih pemimpin, lebih baik pilihlah orang-orang yang sepanjang hayatnya memberikan bukti daripada yang hanya bisa memberikan janji. Dan satu lagi setiap suara yang kita berikan akan dipertanggungjawabkan di hadapan sang Maha Pengatur, makanya berhati-hatilah, jangan karena selembar uang 50ribu kita gadaikan hak pilih untuk pemimpin yang tidak amanah.

 

 

Read More

logo klik indonesia

Mari Bersama Dukung “Klik Kita Untuk Indonesia”

Internet di Indonesia tumbuh sedemikian pesat dengan pangsa pasar yang masih sedemikian luas untuk berkembang. Tercatat hari ini di Indonesia ada sekitar 50 juta pengguna Interneť, 70% diantaranya mengakses dari ponsel. Dengan pasar ponsel yang kini mencapai 250 juta handsets aktif dan penjualan handsets mencapai hampir 100 juta unit per tahun, Indonesia merupakan pasar luar biasa untuk konten Internet. Ini belum memperhitungkan jumlah komputer desktop yang terhubung ke Internet maupun pesawat televisi yang semakin dapat menampilkan tidak hanya siaran tv konvensional tapi juga berbagai konten Internet dan beragam aplikasi.

Begitu menariknya pasar Indonesia, selain karena jumlah pasar juga karena perilaku pasar yang begitu adaptif terhadap tersedianya berbagai hal baru di Internet. Hal ini terlihat dari peringkat pengguna Indonesia di situs2 dunia yang selalu mendominasi seperti peringkat 4 di facebook, peringkat 5 di twitter.

 

Kebanggaan kita terhadap hal disebutkan diatas, sayang tidak diikuti dengan kesadaran untuk segera menyiapkan konten lokal untuk menyerap pasar melimpah tersebut. Akibatnya, konten asing lah yang secara agresif merebut pasar Indonesia yang hari ini bernilai jutaan dollar per harinya (dan terus meningkat sejalan dengan tumbuhnya pengguna Internet Indonesia) spt terlihat dari alex ranking di bawah ini. Jika dikapitalisasikan dengan nilai pasar, maka nilai pasar user internet indonesia per hari ini melebihi angka 5 milyar US dollar.

 

 

Melihat keadaan tersebut diatas, sekelompok individu dari berbagai disiplin ilmu yang mempunyai kepedulian yang serupa membentuk sebuah Perhimpunan yang  salah satu tujuannya mempertemukan semua komponen dan pihak yang diperlukan untuk menjadikan konten lokal lebih tersedia dan disukai oleh pasar Indonesia sehingga bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Klik kita untuk Indonesia adalah nama perkumpulan tersebut. Secara pribadi saya sangat support dan tak berpikir lama untuk melakukan register melalui link ini.

Indonesia dengan potensi yang begitu besar semestinya sudah mampu menjadi orang besar di negerinya sendiri. Dengan kampanye utamakan konten lokal “internet positif” mari kita mensukseskan gerakan ini dan memulai untuk melakukan posting hal positif demi kemajuan negeri, untuk pembangunan Indonesia kita. Begitu banyak niche yang bisa kita pilih sesuai hobby/keahlian kita. Bagi anda sarjana kedokteran,electrical,civil dan cabang ilmu lainnya mari berbagi ilmu anda, karena terbukti masih sangat kurang website dengan konten bahasa Indonesia untuk cabang-cabang ilmu tertentu.

Indonesia Bisa…….

 

sebagian besar isi postingan ini di sadur dari latar belakang web klik indonesia

 

Read More